Menteri PU Dody Hanggodo menyebut proyek ini merupakan bagian dari program Kedaulatan Pangan dan Energi Nasional dalam Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
Targetnya rampung sebelum 2029, bendungan-bendungan ini akan meningkatkan layanan irigasi dari 184 ribu hektare menjadi 263 ribu hektare, memperluas lahan tanam hingga 483 ribu hektare, dan mendorong produktivitas panen dari 1,4 juta menjadi 2,34 juta ton per tahun.
Selain itu, indeks pertanaman naik dari 150% menjadi 262%, memungkinkan petani menanam hingga tiga kali setahun.
Proyek mencakup bendungan di Sumatera, Jawa, NTT, Sulawesi, Kalimantan, dan Maluku, termasuk Bener, Cibeet, Mbay, Jenelata, dan Riam Kiwa. Pemerintah juga memastikan pembangunan jaringan irigasi primer hingga tersier agar air dari bendungan tersalurkan optimal ke lahan pertanian.
(Nang)

