Dugaan Penipuan Pencairan Dana PWM, Korban Mengaku Dirugikan Bertahun-tahun

JAKARTA | Cyberpolri.id  21 Januari 2026, Dugaan penipuan terkait proses pencairan dana PWM mencuat setelah seorang warga bernama Tono mengaku mengalami kerugian finansial selama bertahun-tahun. Dalam kasus ini, sejumlah oknum berinisial NR, AND, BMD, dan WHY diduga terlibat dalam transaksi mencurigakan yang berkedok proses appraisal pencairan dana.

Menurut penuturan korban, para terduga pelaku meminjam dana sebesar Rp27 juta dengan alasan kebutuhan proses appraisal PWM. Namun hingga kini, dana tersebut belum dikembalikan. Korban menyebutkan bahwa awalnya ia berniat baik dan membuka ruang diskusi, namun para terduga pelaku justru menunjukkan sikap tidak kooperatif.

“Mereka awalnya masih bisa dihubungi, tapi sekarang sudah tidak mau mengangkat telepon sama sekali. Tidak ada itikad baik untuk menyelesaikan,” ujar Tono kepada awak media.

Korban menilai proses appraisal yang dijanjikan tidak pernah didukung bukti kuat dan diduga hanya dijadikan alasan untuk menunda kewajiban pembayaran. Janji-janji penyelesaian yang disampaikan pun tidak pernah terealisasi.

Saat dikonfirmasi terpisah, salah satu terduga pelaku berinisial NR hanya memberikan jawaban singkat, “Sabar-sabar terus,” tanpa menjelaskan langkah konkret penyelesaian kewajiban terhadap korban. Pernyataan tersebut justru menambah kekecewaan dan tanda tanya bagi pihak korban.

Hingga berita ini diturunkan, belum terdapat kejelasan penyelesaian maupun langkah hukum dari pihak terkait. Kasus ini menjadi sorotan karena diduga mencerminkan praktik penyalahgunaan proses keuangan, khususnya dalam mekanisme pencairan dana PWM, yang berpotensi merugikan masyarakat.

Korban berharap pihak berwenang dapat segera menindaklanjuti kasus ini agar terdapat kepastian hukum dan tidak menimbulkan korban lainnya di kemudian hari.


Imam

SPONSOR
Lebih baru Lebih lama