Yayasan Suket Lawu Sarasehan Budaya: Mupus Giyanti Sigar Semongko Spirit Mataram Binangun

KARANGANYAR | Cyberpolri.id - Jumat (16/1/2026),Sarasehan budaya bertajuk “Ada Apa Dengan Giyanti?” digelar Yayasan Suket Lawu Mawiji di Situs Perjanjian Giyanti, Kelurahan Jantiharjo, Kecamatan Karanganyar Provinsi Jawa tengah

Kegiatan ini menjadi ruang refleksi untuk membaca ulang sejarah, bukan meratapi luka masa lalu.

Sejarawan dan budayawan Solo Samsul Bachri menyebut Perjanjian Giyanti sebagai titik awal runtuhnya kedaulatan Mataram melalui politik adu domba.

Pemisahan wilayah dilakukan hingga tingkat pemerintahan terkecil guna mencegah konsolidasi kekuatan.

Menurutnya, strategi tersebut memicu konflik horizontal berkepanjangan dan meninggalkan trauma kolektif yang masih terasa hingga kini. Dampaknya, masyarakat mudah diprovokasi oleh kepentingan politik.

”Dari refleksi itu, 

Sigar Semongko demi Keutuhan Masa depan,lahir semangat Mupus Giyanti sebagai upaya memutus mentalitas terpecah belah. Selain itu juga membangun kembali spirit “Mataram Binangun” sebagai landasan masa depan,” ujar Samsul bachri.


(Nang)

SPONSOR
Lebih baru Lebih lama