KLATEN | Cyberpolri.id - Audiensi penting antara perwakilan organisasi masyarakat (ormas) Islam dengan Pemerintah Kabupaten Klaten, berlangsung di Rumah Dinas Bupati Klaten. Pertemuan ini berlangsung hangat dan penuh makna karena para tamu diterima secara langsung oleh Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo. Tema yang diusung yakni “Sinergitas Ormas Islam dan Forkopimda Klaten, Menyambut Bulan Suci Ramadhan, Upaya Meminimalisir Kemaksiatan di Klaten”, sebuah tema yang menegaskan pentingnya kolaborasi antara elemen keagamaan dan aparat daerah menjelang momentum ibadah yang sangat sensitif secara sosial (17/02/2026).
Menjelang bulan suci Ramadhan, memang dinamika sosial dan aktivitas keagamaan meningkat signifikan. Tradisi keagamaan, kegiatan pengajian, serta mobilitas masyarakat berpotensi menimbulkan tantangan ketertiban dan keamanan publik. Dalam konteks ini, peran ormas Islam menjadi sangat strategis sebagai mitra pemerintah dalam menyampaikan pesan moral, mengorganisir kegiatan keagamaan yang tertib, serta melakukan pengawasan sosial yang bersifat preventif. Audiensi ini bertujuan memperkuat komunikasi dan menyusun langkah-langkah konkret agar Ramadhan di Klaten berlangsung aman, khidmat, dan minim kemaksiatan.
Tujuan dan fokus audiensi ini adalah memperkuat sinergi operasional antara organisasi masyarakat Islam dan Forkopimda Klaten melalui koordinasi yang nyata dan berkelanjutan, menyusun langkah-langkah preventif yang terukur untuk meminimalisir kemaksiatan selama bulan suci Ramadhan, menetapkan peran serta tanggung jawab masing-masing pihak dalam pengawasan kegiatan publik agar penanganan masalah lebih cepat dan terarah, serta menggalang dukungan ormas untuk melaksanakan program-program sosial keagamaan yang mendukung ketertiban umum dan memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.
Fokus pembahasan meliputi identifikasi titik-titik rawan, mekanisme koordinasi patroli, kampanye edukasi moral, serta pembentukan jalur komunikasi cepat antara masyarakat, ormas, dan aparat penegak hukum.
Pertemuan dimulai dengan sambutan hangat dari Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, yang menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menjaga ketertiban dan mendukung kegiatan keagamaan yang positif. Selanjutnya Forkopimda menyampaikan paparan singkat mengenai situasi keamanan dan rencana pengamanan selama Ramadhan. Perwakilan ormas diberi kesempatan menyampaikan masukan praktis terkait titik rawan dan strategi pencegahan. Diskusi dilanjutkan dengan penyusunan rencana koordinasi operasional, termasuk pembentukan tim gabungan, jadwal patroli terpadu, serta mekanisme pelaporan cepat.
Daftar Undangan yang diharapkan hadir pada audiensi yakni :
1. Nanang Nuryanto BMK
2. Bony Azwar MM
3. Sardi Sanex
4. Agus Sulistyo Budi UBK
5. Supri Al Qossam
6. Suyadi Abu Fatih FPI
7. Zaki Yamani FJI
8. Abu Daud FJI
9. Sugeng PMJ
10. Gandung Laskar Anti Riba
11. Aris Madi Anti Riba
12. Eko Pandu MM
13. Endro UBK
14. Andi FPI
15. Dwi Purwanto BMK
Namun pada pertemuan sore ini beberapa ada yang tidak bisa hadir dan diwakilkan mengingat ada kepentingan lain yang tak bisa ditinggalkan. Ormas yang tercatat hadir pada audiensi sore hingga malam ini yakni :
- Nanang Nuryanto (BMK)
- Bony Azwar (Majelis Mujahidin)
- Sardi (Sanex)
- Sulis (Umar bin Khotob)
- Supri (Al Qossam)
- Sugeng (PMJ)
- Gandung (Laskar Anti Riba)
Kehadiran perwakilan ormas ini menunjukkan komitmen nyata untuk berkolaborasi dengan pemerintah daerah dalam menyambut Ramadhan.
Dari diskusi tersebut disepakati beberapa rekomendasi praktis sebagai langkah awal, antara lain pembentukan tim koordinasi antara ormas dan Forkopimda untuk memantau titik-titik rawan selama Ramadhan, penetapan jadwal patroli terpadu pada lokasi-lokasi yang rawan gangguan moral dan ketertiban, pelaksanaan kampanye edukasi melalui masjid, pengajian, dan media lokal untuk menguatkan nilai-nilai keagamaan serta etika sosial, penerapan mekanisme pelaporan cepat yang memudahkan masyarakat dan ormas melaporkan kejadian yang memerlukan respons aparat, serta penyelenggaraan program kegiatan sosial bersama seperti buka puasa bersama, pembagian sembako, dan pengajian massal yang terkoordinasi untuk mengurangi potensi kerumunan tak teratur; kesepakatan ini dimaksudkan sebagai langkah awal yang akan ditindaklanjuti melalui pertemuan teknis dan pembagian tugas operasional.
Audiensi di Rumah Dinas Bupati yang dipimpin langsung oleh Bupati Hamenang Wajar Ismoyo menegaskan bahwa pemerintah daerah membuka ruang dialog dan kolaborasi dengan ormas Islam. Pertemuan ini bukan sekadar formalitas, melainkan langkah nyata untuk memastikan Ramadhan di Klaten berlangsung aman, tertib, dan penuh berkah. Diharapkan sinergi yang terjalin menjadi fondasi kerjasama berkelanjutan antara ormas dan Forkopimda demi kebaikan bersama masyarakat Klaten.
Nugroho

