Serdik Sespimmen Polri Angkatan 66 Laksanakan FGD dan Studi Lingkungan di Polres Semarang

SEMARANG | Cyberpolri.id - Polres Semarang menjadi lokasi pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) dan Studi Lingkungan peserta didik Sespimmen Polri Angkatan 66 pada Selasa 26 Februari 2026. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian pendidikan yang dilaksanakan pada 23 hingga 27 Februari 2026.

Rombongan dipimpin langsung oleh Brigjen Pol. Juda Nusa Putra SIK., MM., selaku Widyaiswara Kepolisian Utama Tk. II Sespim (Pengawas Poklat II), dan diterima oleh Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy, SIK., M.Si., di Mapolres Semarang.

Dalam kesempatan tersebut, Brigjen Pol. Juda Nusa, membacakan amanat Kasespim Lemdiklat Polri Irjen Pol. Daniel Tahi Monang Silitonga, SH., MA., bahwa studi lingkungan merupakan bagian penting dalam pembentukan kepemimpinan tingkat menengah Polri yang strategis, adaptif, dan berbasis data.

Adapun tema yang diangkat yakni “Peran Polri dalam Mendukung Program Kedaulatan Pangan, Energi dan Ekonomi yang Produktif serta Inklusif.” Melalui kegiatan ini, peserta didik diharapkan mampu membangun pola pikir strategis, meningkatkan kapasitas pengambilan keputusan berbasis analisis lingkungan, serta menyusun rekomendasi perbaikan yang aplikatif.

“Studi lingkungan ini bukan sekadar kegiatan akademik, namun menjadi sarana untuk melatih kepekaan strategis para perwira dalam membaca dinamika organisasi dan lingkungan eksternal. Diharapkan para Serdik mampu menghasilkan rekomendasi yang solutif dan implementatif,” ujar Brigjen Pol. Juda Nusa Putra.

Sebanyak 10 Serdik Sespimmen melaksanakan wawancara dan penelitian lapangan dengan berbagai pemangku kepentingan di Kabupaten Semarang, di antaranya Inspektur Kabupaten Semarang, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Pangan, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan, Pimpinan Cabang Bulog Semarang, Kepala Dinas Perhubungan, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Semarang, Sdr. Sofian Hadi C. selaku supplier cabai Kabupaten Semarang, serta para Danramil Kodim 0714/Salatiga.

Metodologi yang digunakan dalam studi ini meliputi Organizational Health Audit (OHA) dan Environmental Scanning (ES). Melalui pendekatan OHA, peserta didik dilatih mendiagnosa kesehatan organisasi secara objektif dengan mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan internal. Sementara melalui ES, peserta memetakan peluang dan ancaman dalam lingkungan strategis guna merumuskan langkah adaptif berbasis data.

Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy, SIK., M.Si., menyampaikan dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut. “Kami menyambut baik pelaksanaan studi lingkungan ini sebagai bentuk sinergi antara lembaga pendidikan Polri dengan kewilayahan. Harapannya, hasil kajian para peserta dapat memberikan kontribusi nyata dalam mendukung program kedaulatan pangan, energi, serta penguatan ekonomi produktif di Kabupaten Semarang,” ungkapnya.

Kegiatan ini juga menekankan pentingnya kolaborasi antara supervisor, widyaiswara, dan jajaran Polres setempat guna menghasilkan rekomendasi strategis yang berkontribusi terhadap peningkatan kualitas pelayanan Polri kepada masyarakat.

Melalui FGD dan studi lingkungan ini, para peserta didik Sespimmen Angkatan 66 diharapkan semakin terasah dalam memahami kompleksitas tugas lapangan serta mampu menjadi pemimpin Polri yang profesional, analitis, dan responsif terhadap tantangan zaman.


Khnza Haryati

SPONSOR
Lebih baru Lebih lama