Arus Balik Lebaran Mulai Meningkat, Polisi Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Rest Area dan Tol Semarang

 


SEMARANG | Cyberpolri.id — Arus lalu lintas balik Lebaran 2026 di wilayah Kota Semarang mulai menunjukkan peningkatan signifikan pada Senin (23/3/2026) siang. Kepadatan kendaraan terpantau di sejumlah titik, khususnya di ruas tol dan rest area, seiring meningkatnya mobilitas pemudik yang kembali dari kampung halaman.


Kasatlantas Polrestabes Semarang melaporkan, pemantauan langsung dilakukan di depan Rest Area 424 B Kota Semarang bersama Kapolsek Gajahmungkur. Dari hasil pemantauan, kondisi rest area mulai dipadati kendaraan pemudik yang beristirahat.


“Situasi di rest area saat ini sudah mulai ramai. Kami memberlakukan sistem buka-tutup. Apabila rest area penuh, maka akan dilakukan penutupan sementara dan arus lalu lintas diarahkan untuk melanjutkan perjalanan serta diimbau menuju rest area berikutnya, seperti di wilayah Kendal KM 387 atau lokasi lainnya,” ujarnya.


Selain itu, arus kendaraan di ruas tol wilayah Kota Semarang juga mulai mengalami peningkatan. Dalam satu jam terakhir, tercatat sekitar 2.300 kendaraan melintas di Gerbang Tol Kalikangkung, yang menjadi salah satu pintu utama arus balik menuju arah dalam kota maupun ke wilayah timur Jawa.


Berdasarkan data pemantauan di Gerbang Tol Kalikangkung dalam rangka Operasi Ketupat Candi 2026, jumlah kendaraan yang melintas pada periode pukul 06.00 WIB hingga 10.00 WIB tercatat cukup tinggi. Untuk arah Kendal/Jakarta (entrance), total kendaraan mencapai 7.539 unit, dengan rincian peningkatan signifikan setiap jamnya. Sementara itu, untuk arah Semarang/Solo (exit), tercatat sebanyak 5.421 kendaraan melintas dalam periode waktu yang sama.


Meski demikian, kondisi lalu lintas di dalam Kota Semarang secara umum masih terpantau kondusif. Kepadatan kendaraan lebih didominasi di kawasan pusat oleh-oleh, restoran, serta objek wisata yang menjadi tujuan masyarakat selama masa libur Lebaran.


Sementara itu, Kasi Humas Polrestabes Semarang Kompol Agung Setiyo Budi menyampaikan hasil analisa dan evaluasi (anev) Operasi Ketupat Candi hingga Minggu (22/3/2026). Ia mengungkapkan adanya peningkatan volume kendaraan yang melintas di Gerbang Tol Kalikangkung dibandingkan tahun sebelumnya.


“Data kendaraan yang melintas di Gerbang Tol Kalikangkung pada periode 24 jam menunjukkan arah Kendal/Jakarta sebanyak 30.888 kendaraan, sedangkan arah Semarang/Solo mencapai 45.465 kendaraan. Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2025 sebanyak 402.248 kendaraan, pada tahun 2026 meningkat menjadi 410.663 kendaraan atau naik sekitar 2 persen,” jelasnya.


Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa pada H+8 hingga H+10 Operasi Ketupat Candi 2026, jumlah kendaraan menuju arah Jakarta mengalami peningkatan bertahap, mulai dari 4.048 kendaraan, kemudian 16.048 kendaraan, hingga mencapai 30.888 kendaraan.


Di sektor transportasi lainnya, aktivitas di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang pada H+10 mencatat sebanyak 3.972 penumpang datang dan 3.060 penumpang berangkat. Sementara di Pelabuhan Tanjung Emas, kapal KM Kelimutu memberangkatkan 34 penumpang pada pukul 19.00 WIB, dan KM Lawit tiba dengan 782 penumpang pada pukul 23.00 WIB.


“Hingga H+10 Operasi Ketupat Candi 2026, situasi kamtibmas di wilayah hukum Polrestabes Semarang terpantau aman dan kondusif, tanpa adanya kejadian menonjol baik kriminalitas maupun kecelakaan lalu lintas,” tambahnya.


Pihak kepolisian terus mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati selama perjalanan arus balik, menjaga kondisi fisik, serta mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama.


“Utamakan keselamatan, patuhi rambu-rambu, dan manfaatkan rest area secara bijak. Semoga seluruh pemudik dapat kembali ke tempat tujuan dengan selamat,” pungkasnya.


knsa

SPONSOR
Lebih baru Lebih lama