Banjir Akibat Cuaca Ekstrem Rendam Sejumlah Permukiman di Tembalang, Warga Mengungsi ke Masjid

SEMARANG | Cyberpolri.id – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, pada Sabtu (14/3/2026) sore menyebabkan aliran Sungai Kali Babon meluap dan memicu banjir di sejumlah kawasan permukiman warga. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.30 WIB dan berdampak pada beberapa perumahan di wilayah hukum Polsek Tembalang.


Luapan air dipicu oleh jebolnya tanggul penahan limpahan air dari kawasan Perumahan Dinar Indah, Kelurahan Meteseh. Air kemudian masuk ke pemukiman warga di RT 06 RW 26 Perumahan Dinar Indah dengan ketinggian mencapai sekitar 1 meter. Akibat kejadian tersebut, sebanyak 27 kepala keluarga terpaksa mengungsi sementara di Masjid Ar Rohman yang berada di lingkungan perumahan tersebut.


Menindaklanjuti kejadian tersebut, unsur Muspika Kecamatan Tembalang bersama aparat kepolisian, TNI, serta berbagai instansi terkait langsung turun ke lokasi untuk melakukan penanganan dan membantu proses evakuasi warga. Hadir di lokasi antara lain Kanit Samapta Polsek Tembalang Iptu Heru Sudarmanto, Wadanramil 12 Tembalang Kapten CHB Sahwi, Sekretaris Camat Tembalang Maria Theresia Takndare, personel Brimob Polda Jawa Tengah, BPBD Kota Semarang, Dinas Pekerjaan Umum, perangkat Kelurahan Meteseh, relawan Kelurahan Siaga Bencana, Sibat PMI, serta Babinsa dan Bhabinkamtibmas setempat.


Selain Perumahan Dinar Indah, banjir juga dilaporkan merendam beberapa kawasan lain di Kecamatan Tembalang. Di Perumahan Grand Batik, Kelurahan Meteseh, ketinggian air sempat mencapai sekitar 1 meter dan menggenangi 15 rumah warga sebelum akhirnya surut. Sementara itu di Perumahan Rowosari Megah Asri 2, air setinggi kurang lebih 80 sentimeter masih menggenangi sekitar 60 rumah warga.


Genangan juga terjadi di Perumahan Graha Permata Tembalang, Kelurahan Rowosari, dengan ketinggian air sekitar 20 sentimeter yang merendam 15 rumah warga sebelum surut. Sedangkan di Perumahan Argo Regency RW 7, Kelurahan Rowosari, air setinggi sekitar 15 sentimeter menggenangi 20 unit rumah.


Kapolsek Tembalang, KOMPOL Kristiyastuti Handayani, S.H., M.H., menjelaskan bahwa pihak kepolisian bersama unsur terkait segera melakukan langkah-langkah penanganan di lokasi kejadian.


“Petugas bersama unsur Muspika dan relawan langsung mendatangi lokasi, melakukan koordinasi dengan instansi terkait serta membantu proses evakuasi warga yang terdampak banjir ke tempat yang lebih aman,” ujarnya.


Ia menambahkan bahwa hingga saat ini tidak terdapat laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun sejumlah rumah warga sempat tergenang air dengan berbagai ketinggian akibat meluapnya aliran sungai setelah hujan deras.


Petugas gabungan juga terus melakukan pemantauan situasi serta berkoordinasi dengan instansi terkait guna mengantisipasi dampak lanjutan, termasuk memastikan kondisi warga yang mengungsi tetap aman dan terpenuhi kebutuhan dasarnya.


Hingga laporan terakhir, sebagian besar genangan air di beberapa lokasi telah berangsur surut. Situasi secara umum dilaporkan dalam keadaan aman dan terkendali, sementara perkembangan lebih lanjut akan terus disampaikan kepada pimpinan serta masyarakat.


knsa

SPONSOR
Lebih baru Lebih lama