SEMARANG | Cyberpolri.id - Polda Jawa Tengah menghadirkan layanan digital Chatbot Polantas Jateng berbasis WhatsApp sebagai sarana informasi bagi masyarakat selama pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2026. Inovasi ini ditujukan untuk mempermudah masyarakat, khususnya para pemudik, dalam memperoleh informasi lalu lintas secara cepat, mudah, dan otomatis.
Chatbot Polantas Jateng merupakan platform layanan informasi lalu lintas yang dapat diakses secara langsung oleh masyarakat melalui aplikasi WhatsApp. Melalui layanan ini, pengguna dapat memperoleh berbagai informasi penting terkait kondisi lalu lintas secara real-time, jalur mudik dan jalur alternatif, hingga lokasi fasilitas pendukung perjalanan seperti pos pelayanan dan rest area.
Selain itu, layanan ini juga menyediakan informasi terkait rekayasa lalu lintas, lokasi dan nomor telepon penting, layanan laporan dan bantuan darurat, lokasi objek wisata, serta layanan administrasi lalu lintas seperti SIM, STNK, dan BPKB.
Untuk mengakses layanan ini, masyarakat cukup memindai QR Code menggunakan kamera smartphone yang tersedia pada berbagai media publikasi. Setelah itu, sistem akan secara otomatis terhubung dengan WhatsApp Chat Polantas Jateng, dan pengguna dapat memilih menu layanan dengan mengetik angka sesuai pilihan informasi yang tersedia. Selain melalui QR Code, layanan ini juga dapat diakses langsung melalui nomor 0877-110-110-10.
Apabila masyarakat ingin mengetahui lokasi pos pelayanan terdekat, pengguna juga dapat memanfaatkan fitur share location melalui WhatsApp sehingga sistem dapat memberikan informasi yang lebih akurat sesuai posisi pengguna.
Dalam keterangannya, Kasatgas Humas OKC 2026 Kombes Pol. Artanto menjelaskan bahwa inovasi layanan chatbot ini merupakan bagian dari upaya Polda Jateng meningkatkan pelayanan publik berbasis teknologi.
“Chatbot Polantas Jateng merupakan bentuk transformasi pelayanan publik yang memanfaatkan teknologi digital untuk memberikan informasi lalu lintas secara cepat, mudah, dan responsif kepada masyarakat, khususnya selama periode mudik Lebaran,” ujar Kombes Pol. Artanto. Minggu (15/3)
Ia menambahkan bahwa layanan ini memiliki sejumlah keunggulan, di antaranya akses yang mudah melalui WhatsApp, respon cepat dan otomatis, layanan aktif selama 24 jam, dukungan pertanyaan melalui pesan suara, sehingga dapat dimanfaatkan oleh pemudik dari berbagai daerah.
“Kami mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik untuk memanfaatkan layanan ini guna memperoleh informasi lalu lintas secara cepat dan akurat, sehingga perjalanan dapat direncanakan dengan lebih baik dan aman,” tambahnya.
Melalui berbagai inovasi layanan yang dihadirkan selama Operasi Ketupat Candi 2026, Polda Jawa Tengah terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat guna memastikan perjalanan mudik dan arus balik Lebaran berlangsung aman, tertib, dan lancar.
knsa

