Gerakan Pasar Murah Serentak, Polres Semarang Salurkan 22 Ton Beras SPHP untuk Masyarakat

SEMARANG | Cyberpolri.id Dalam rangka menjaga stabilitas harga serta memastikan ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat, khususnya di bulan Ramadhan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Polres Semarang menggelar kegiatan Gerakan Pasar Murah pada Jumat (13/3/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kantor Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Semarang.

Gerakan pasar murah ini merupakan bagian dari program nasional yang dilaksanakan secara serentak oleh jajaran Kepolisian Republik Indonesia di seluruh wilayah. Kegiatan terpusat di Perum Bulog Jakarta dan diikuti oleh seluruh daerah melalui sambungan virtual Zoom.

Di Kabupaten Semarang, kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy, S.I.K., M.Si, Bupati Semarang H. Ngesti Nugraha, S.H., M.H, Wakil Bupati Semarang, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Semarang.

Dalam pelaksanaannya, Polres Semarang bersama jajaran Polsek menyalurkan sebanyak 22 ton beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) kepada masyarakat. Distribusi beras tidak hanya dilakukan di lokasi utama kegiatan, tetapi juga dilaksanakan di tingkat kecamatan melalui Polsek jajaran yang menggelar pasar murah di wilayah masing-masing.

Selain beras SPHP, masyarakat juga dapat memperoleh berbagai kebutuhan pokok lainnya dengan harga yang lebih terjangkau, di antaranya minyak goreng, gula pasir, telur, paket sayuran, serta sejumlah bahan pangan lainnya.

Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri dengan menggandeng Pemerintah Daerah serta instansi terkait untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

“Kegiatan pasar murah ini diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di wilayah Kabupaten Semarang,” ungkapnya.

Salah satu warga yang hadir, Sani (35) warga Kalongan, Kecamatan Ungaran Timur, mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan pasar murah tersebut. Menurutnya, harga bahan pokok yang dijual dalam kegiatan ini jauh lebih murah dibandingkan harga di warung maupun pasar.

“Alhamdulillah sangat membantu, karena harganya lebih murah dibandingkan yang ada di warung atau pasar. Semoga kegiatan seperti ini bisa sering diadakan,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kebutuhan pangan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik, serta mampu membantu menekan kenaikan harga bahan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri.


Khnza Haryati

SPONSOR
Lebih baru Lebih lama