IRAN | Cyberpolri.id — Selasa (17/3/2026),Iran mengklaim telah berhasil membangun kemandirian industri teknologi selama hampir 47 tahun di tengah tekanan sanksi Barat, terutama dari Amerika Serikat. Kemajuan tersebut mencakup berbagai sektor strategis seperti teknologi drone, nanoteknologi, bioteknologi, hingga alat kesehatan.
Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, mengungkapkan bahwa pihaknya saat ini tengah menjajaki peluang kerja sama teknologi dengan Indonesia. Salah satu rencana yang ditawarkan adalah pembukaan pabrik drone di Indonesia, yang disertai dengan skema transfer teknologi dan kolaborasi industri.
Menurutnya, penggunaan drone tidak hanya terbatas pada sektor militer, tetapi juga memiliki manfaat luas di sektor sipil. Di antaranya untuk pertanian, pemetaan wilayah, mitigasi bencana, hingga distribusi logistik di daerah terpencil.
Selain itu, Iran juga menawarkan program beasiswa di bidang sains dan teknologi bagi mahasiswa Indonesia sebagai bagian dari upaya memperkuat kerja sama bilateral.
Meski demikian, wacana kerja sama ini masih berada pada tahap awal dan belum menghasilkan kesepakatan resmi. Namun, langkah tersebut dinilai mencerminkan potensi kolaborasi strategis di tengah dinamika geopolitik global yang terus berkembang.
(Nang)

