Polres Sragen Gelar Pakta Integritas Rekrutmen Polri 2026, Kapolres Soroti Kualitas Calon Anggota


SRAGEN | Cyberpolri.id  — Polres Sragen menggelar kegiatan Penandatanganan Pakta Integritas Penerimaan Terpadu Calon Anggota Polri Tahun Anggaran 2026 yang diikuti sebanyak 140 calon anggota Polri hasil tahapan rekrutmen di wilayah Kabupaten Sragen.

Kegiatan berlangsung di Hall Sibara Mapolres Sragen, Selasa (31/3/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan bersamaan dengan zoom meeting bersama Polda Jawa Tengah yang dipimpin jajaran SDM Polda Jateng, sebagai bagian dari tahapan resmi penerimaan anggota Polri Tahun Anggaran 2026.

Di Polres Sragen, kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari dan turut dihadiri Kabag SDM Polres Sragen Kompol Joko Widodo, unsur panitia seleksi, orang tua calon peserta, serta para pendaftar calon anggota Polri.

Dalam arahannya, Kapolres Sragen menegaskan bahwa proses rekrutmen anggota Polri bukan sekadar seleksi administratif maupun formalitas tahapan, melainkan bagian penting dalam membentuk kualitas institusi Polri ke depan melalui hadirnya personel yang benar-benar layak menjadi abdi negara.

“Sejak awal rekrutmen ini, saya minta kepada seluruh calon anggota Polri, bahwa menjadi anggota Polri adalah bentuk pengabdian. Jangan sekali-kali berpikir menjadi anggota Polri itu ingin kaya. Kalau ingin kaya jadi pengusaha saja. Menjadi polisi itu abdi negara,” tegas AKBP Dewiana.

Kapolres juga berdialog langsung dengan sejumlah peserta untuk menggali motivasi mereka dalam mengikuti seleksi. Ia menanyakan apakah keinginan menjadi anggota Polri lahir dari dorongan pribadi atau karena pengaruh pihak lain.

Pertanyaan tersebut dijawab serempak oleh para peserta yang menyatakan bahwa mereka mendaftar atas niat, kemauan, dan cita-cita sendiri.

Salah satu peserta yang sempat diajak berdialog diketahui merupakan calon anggota Polri asal Kecamatan Karangmalang, lulusan SMA tahun 2024, yang telah empat kali mendaftar, dan pada tahun 2026 ini berhasil lolos ke tahapan berikutnya.

Menurut Kapolres, semangat, ketekunan, dan kesungguhan seperti itu merupakan modal penting bagi calon personel Polri, namun tetap harus dibarengi dengan integritas, kompetensi, dan kesiapan mental sebagai pelayan masyarakat.

Kapolres Sragen juga menekankan bahwa Pakta Integritas yang telah diucapkan dan ditandatangani bukan sekadar seremonial, melainkan sumpah moral yang harus dipahami dan dijalankan secara sungguh-sungguh oleh seluruh peserta maupun panitia.

“Saya tidak ingin Polri rusak karena perbuatan oknum yang tidak bertanggung jawab. Rekrutmen ini harus benar-benar menghasilkan orang yang kapabel, kompeten, dan layak menjadi abdi negara yang pantas mengemban amanah untuk melindungi dan mengayomi masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa tidak boleh ada ruang untuk main-main dalam proses seleksi anggota Polri, sebab setiap kesalahan dalam rekrutmen akan berdampak panjang terhadap kualitas institusi kepolisian di masa depan.

“Kalau salah rekrut orang, maka lebih dari 30 tahun negara menggaji dengan uang rakyat. Kalau orang yang salah direkrut, maka akan mencederai nama baik Polri dan kepentingan masyarakat. Saya minta dengan tegas tidak ada main-main. Laksanakan setiap tahapan dengan baik,” kata Dewiana.

Berdasarkan data Panbanrim Polres Sragen, jumlah animo pendaftar online penerimaan anggota Polri Tahun Anggaran 2026 di wilayah Kabupaten Sragen mencapai 167 orang, sementara jumlah peserta yang telah terverifikasi sebanyak 140 orang.

Pada jalur Akademi Kepolisian (Akpol), tercatat sebanyak 11 pendaftar, dengan 5 peserta terverifikasi.

Sementara pada jalur Bintara, jumlah pendaftar terbanyak berasal dari formasi Bintara PTU Berkemampuan SPKT dengan 140 pendaftar, dan 124 peserta di antaranya telah terverifikasi.

Selain itu, juga tercatat:

Bintara Intelijen sebanyak 5 pendaftar, dengan 2 peserta terverifikasi,

Bakomsus Musik sebanyak 1 pendaftar dan telah terverifikasi,

Bintara Polair sebanyak 2 pendaftar, dengan 1 peserta terverifikasi,

Bakomsus Penyidik sebanyak 1 pendaftar dan telah terverifikasi,

Bakomsus Peternakan sebanyak 1 pendaftar dan juga telah terverifikasi.

Adapun pada jalur Tamtama Brimob, tercatat sebanyak 5 pendaftar dan seluruhnya telah dinyatakan terverifikasi.

Tingginya animo pendaftar ini menunjukkan besarnya minat generasi muda di Kabupaten Sragen untuk mengikuti seleksi dan menjadi bagian dari institusi Polri.

Melalui pelaksanaan Pakta Integritas ini, Polres Sragen menegaskan komitmennya bahwa seluruh tahapan rekrutmen anggota Polri Tahun Anggaran 2026 di wilayahnya dilaksanakan secara tertib, terbuka, bersih, transparan, akuntabel, dan humanis, dengan harapan mampu melahirkan personel Polri yang siap secara fisik, mental, akademik, serta moral untuk mengemban tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.


knsa

SPONSOR
Lebih baru Lebih lama