BOYOLALI | Cyberpolri.id – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Tahun 2026 di Desa Mliwis, Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali, resmi ditutup pada Rabu (11/3/2026). Pada kesempatan tersebut, Bupati Boyolali Agus Irawan bersama Dandim 0724/Boyolali Letkol Inf. Dhanu Anggoro Asmoro, Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana Saputra, serta Ketua DPRD Boyolali Susetya Kusuma Dwi Hartanta meresmikan jalan desa hasil pembangunan program TMMD.
Pembangunan infrastruktur yang menjadi fokus program ini berupa betonisasi jalan desa sepanjang 884 meter dengan lebar 3 meter dan tebal 0,15 meter, dilengkapi dengan pembangunan Dinding Penahan Tanah (DPT) batu kali untuk memperkuat konstruksi jalan.
Dengan selesainya pembangunan tersebut, akses jalan yang sebelumnya sulit dilalui kini menjadi lebih baik dan diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar mobilitas warga, serta mendukung aktivitas perekonomian masyarakat Desa Mliwis dan sekitarnya.
Bupati Boyolali, Agus Irawan, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, serta masyarakat yang telah bekerja bersama menyukseskan program TMMD.
“Program TMMD ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat dapat menghadirkan pembangunan yang langsung dirasakan manfaatnya oleh warga desa,” ujar Agus.
Program TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun 2026 ini didukung pendanaan dari berbagai sumber, yakni APBD Provinsi Jawa Tengah sebesar Rp246 juta, APBD Kabupaten Boyolali sebesar Rp500 juta, serta swadaya masyarakat sebesar Rp97,5 juta, dengan total anggaran mencapai Rp843,5 juta.
Selain pembangunan fisik berupa infrastruktur jalan, kegiatan TMMD juga menghadirkan berbagai program nonfisik, seperti penyuluhan kepada masyarakat, pelayanan kesehatan, pembinaan generasi muda, hingga pemberdayaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Sementara itu, Kepala Desa Mliwis, Hardani, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas terlaksananya program TMMD di wilayahnya. Menurutnya, pembangunan jalan tersebut sangat dinantikan oleh warga karena menjadi jalur penting untuk aktivitas sehari-hari.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada TNI, pemerintah daerah, serta semua pihak yang telah membantu pembangunan ini. Jalan ini akan sangat membantu masyarakat, baik untuk akses pertanian, pendidikan, maupun kegiatan ekonomi warga,” ujar Hardani.
Ia berharap keberadaan jalan tersebut dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan desa dan kesejahteraan masyarakat ke depan.
“Semoga dengan akses jalan yang lebih baik, perekonomian warga semakin meningkat dan Desa Mliwis bisa terus berkembang,” tambahnya.
Dengan selesainya program TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun 2026 ini, diharapkan semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat tetap terjaga dalam upaya mempercepat pembangunan desa serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Boyolali.
Aj

.jpg)
.jpg)
