SURAKARTA | Cyberpolri.id — Melalui utusannya, Sri Susuhunan Pakubuwono XIV menjalin silaturahmi dengan ulama kharismatik Kota Surakarta, Mbah Lepo. KPA. Singonagoro selaku juru bicara Pakubuwono XIV secara langsung sowan ke pesantren Mbah Lepo pada Jumat (27/3/2026).
Dalam kunjungan tersebut, KPA. Singonagoro menyampaikan salam hangat dari Sang Raja Muda Sri Susuhunan Pakubuwono XIV, sekaligus menyerahkan buku Sarah Serat Wulangreh yang diterbitkan oleh Pakubuwono XIV saat masih sebagai Adipati Anom atau Putra Mahkota.
Diketahui, Serat Wulangreh merupakan karya sastra agung Sri Susuhunan Pakubuwono IV yang sarat akan ajaran luhur dan mengandung makna tasawuf yang tinggi, menjadi pedoman moral dan spiritual bagi masyarakat Jawa hingga saat ini.
Selain penyerahan buku, KPA. Singonagoro juga menyampaikan ucapan selamat Idul Fitri 1447 Hijriah dari Pakubuwono XIV kepada Mbah Lepo dan seluruh keluarga besar pesantren.
Mbah Lepo menyambut hangat kedatangan rombongan tersebut. Ia mengungkapkan rasa hormat dan kebahagiaannya atas perhatian dari Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, serta menitipkan salam kembali untuk Sri Susuhunan Pakubuwono XIV.
Dalam keterangannya, KPA. Singonagoro menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari upaya mempererat hubungan antara Keraton dan para ulama.
“Kami sowan sebagai bentuk hormat dan ngaturaken salam dari Sri Susuhunan Pakubuwono XIV. Selain itu, penyerahan buku Sarah Serat Wulangreh ini diharapkan dapat menjadi pengikat nilai-nilai luhur antara tradisi keraton dan ajaran spiritual pesantren,” ujar KPA. Singonagoro.
Ia menambahkan bahwa momentum Idul Fitri menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat tali silaturahmi serta menjaga harmoni antara umara dan ulama.
Kunjungan tersebut berlangsung penuh kehangatan dan kekhidmatan, mencerminkan eratnya hubungan antara Keraton Surakarta dengan para tokoh agama di tengah masyarakat.[red]

