Doa dan Sumpah: Langkah Baru Wisudawan Unkaha Menuju Pengabdian

SEMARANG | Cyberpolri.id — Wisuda ke-59 Universitas Karya Husada (Unkaha) Semarang menjadi momen pengukuhan bukan hanya gelar akademik, tetapi juga komitmen pengabdian. Pada prosesi yang penuh khidmat itu, para wisudawan dan wisudawati mengucap sumpah profesi sebagai penanda bahwa perjalanan pembelajaran kini berlanjut menjadi tanggung jawab nyata bagi masyarakat.

Prof. Dr. Ns Fery Agusman Motuho Mendrofa, M.Kep., Sp.Kep.Kom., Rektor Unkaha sekaligus Ketua Dewan Pertimbangan DPP Feradi WPI, memberikan sambutan hangat yang mengingatkan bahwa gelar adalah pintu awal, bukan tujuan akhir. “Hari ini Saudara-saudari menerima pengakuan atas kerja keras. Jadikan ilmu yang diperoleh sebagai alat untuk memberi manfaat, bukan sekadar prestise,” ujarnya.

Ucapan selamat dan dukungan mengalir dari berbagai pihak, termasuk Ast. Advokat Eko Affandy, SE., C.PFW., C.MDF., C.JKJ., C.FTAX., Kepala Divisi Pendidikan dan Kerjasama Universitas DPP Feradi WPI dan Sekretaris DPD Feradi WPI Provinsi Jawa Tengah. 

Dalam pesan kebanggaannya, Eko Affandy berharap para lulusan terus meneguhkan etika profesi dan semangat pengabdian, terutama bagi mereka yang akan mengemban sumpah advokat serta profesi layanan publik lain.

Momen pengambilan sumpah menjadi titik balik emosional bagi banyak wisudawan. Selain kebanggaan keluarga dan civitas akademika, sumpah itu memancarkan tanggung jawab moral: menjunjung integritas, melayani dengan bertanggunjawab, dan menjaga kehormatan profesi. Para pengawas sumpah menekankan pentingnya prinsip-prinsip itu sebagai penopang kepercayaan publik.

Universitas juga menegaskan komitmen melanjutkan dukungan untuk lulusan melalui program kerja sama dan pembinaan. Kerja sama resmi antara Feradi WPI dan Unkaha menghadirkan jalur penguatan kompetensi profesi, seperti program PKPA, UPA, serta koordinasi sumpah advokat di lingkungan Pengadilan Tinggi Jawa Tengah. 

Langkah ini dimaksudkan agar transisi dari bangku kuliah ke praktik profesional berjalan lancar dan bertanggung jawab.

Untuk para wisudawan dan wisudawati, prosesi ini bukan hanya penutupan babak studi, melainkan awal pengabdian. Pesan yang disampaikan satu suara: berjalanlah dengan keyakinan, bawa ilmu untuk kemaslahatan, dan pegang teguh sumpah yang telah diikrarkan. Dengan demikian, setiap gelar yang disandang akan menjadi berkah bagi keluarga, bangsa, dan masa depan profesi mereka.

Hormat dan doa mengiringi langkah para lulusan. Semoga sukses dan bermanfaat dalam setiap peran yang akan diemban.

Imam r

SPONSOR
Lebih baru Lebih lama