SRAGEN | Cyberpolri.id — Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indiasari memimpin langsung kegiatan Pelatihan Pra Operasi (Lat Pra Ops) Keselamatan Candi 2026 yang digelar di Aula Satya Haprabu Mapolres Sragen, sebagai langkah awal memastikan kesiapan personel dalam pelaksanaan operasi kepolisian yang mengedepankan keselamatan dan ketertiban masyarakat.
Kegiatan Lat Pra Ops tersebut bertujuan menyamakan persepsi serta meningkatkan pemahaman seluruh personel yang terlibat dalam Operasi Keselamatan Candi, agar pelaksanaan operasi dapat berjalan efektif, terukur, dan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.
Dalam arahannya, Kapolres berharap seluruh personel yang terlibat dalam Operasi Keselamatan Candi agar benar-benar menyimak dan memahami setiap arahan yang disampaikan oleh Kabag Ops selaku pengendali operasi, sehingga pelaksanaan di lapangan dapat berjalan optimal dan profesional.
Kapolres Sragen menegaskan bahwa Polri saat ini telah bertransformasi menjadi Polri yang humanis, sehingga pelaksanaan Operasi Keselamatan Candi harus dilaksanakan dengan mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis kepada masyarakat, tanpa mengabaikan penegakan hukum yang berkeadilan.
“Operasi ini bukan semata-mata penindakan, tetapi bagaimana kehadiran Polri mampu memberikan rasa aman, nyaman, dan menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas,” tegas Kapolres.
Lebih lanjut disampaikan, Operasi Keselamatan Candi merupakan operasi cipta kondisi yang dilaksanakan menjelang Bulan Suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri, dengan harapan seluruh rangkaian kegiatan operasi dapat menciptakan situasi kamtibmas dan kamseltibcarlantas yang kondusif, sesuai dengan tahapan operasi yang telah ditetapkan.
Kapolres juga menekankan agar setiap personel yang tergabung dalam Satgas Operasi Keselamatan Candi memahami secara menyeluruh cara bertindak (CB) selama operasi berlangsung.
Dalam kegiatan Lat Pra Ops tersebut, Kasat Lantas Polres Sragen AKP Kukuh turut memberikan penjelasan teknis terkait pola dan strategi pelaksanaan operasi di lapangan.
Diketahui, Operasi Keselamatan Candi 2026 akan dilaksanakan selama 14 hari, terhitung mulai 2 Februari hingga 15 Februari 2026, dengan jenis operasi harkamtibmas dan kamseltibcarlantas yang mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif.
Melalui operasi ini, diharapkan dapat terwujud situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas yang aman, nyaman, dan selamat, sekaligus meningkatkan kepercayaan serta simpati masyarakat terhadap Polri, khususnya Polantas.
knsa

