Warga Mojorejo Akhirnya Nikmati Pembangunan Jalan Program Inpres Daerah

MADIUN | Cyberpolri.id — Penantian panjang warga Desa Mojorejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, terkait pelaksanaan pembangunan peningkatan jalan melalui Program Inpres Daerah (IJD) akhirnya terwujud. Proyek pembangunan yang menghubungkan jalur Mojorejo menuju Pasar Dolopo ini disambut antusias oleh pemerintah desa dan masyarakat setempat setelah empat tahun menunggu realisasi.

Kepala Desa Mojorejo, Gus Wahib Muawan, S.H., mengungkapkan bahwa pembangunan tersebut tidak hanya berdampak pada infrastruktur, tetapi juga pada percepatan aktivitas pendidikan, kesehatan, serta ekonomi masyarakat. Jalan yang sebelumnya mengalami kerusakan parah dan menyulitkan mobilitas warga kini berangsur dibenahi dan diproyeksikan selesai usai Idul Fitri 1447 H.

“Insyaallah setelah selesai, bisnis perdagangan dan pertanian setempat semakin lancar dari sisi ekonomi, dampaknya sudah mulai terasa,” ujar Gus Wahib.

Gotong Royong Sebelum Pelaksanaan Proyek

Sebelum proyek dimulai, warga bersama perangkat desa, BPD, RT, serta unsur keamanan dari Bhabinsa dan Bhabinkamtibmas bergotong royong melakukan persiapan lapangan. Pada Sabtu–Minggu (17–18), masyarakat melakukan kerja bakti memotong tanaman yang berada di kanan-kiri jalan, termasuk pohon mangga, pisang, dan tanaman pinggir sawah menggunakan gergaji mesin agar tidak mengganggu akses alat maupun material konstruksi.

Semangat kebersamaan ini dinilai sebagai bentuk cinta warga kepada desa serta contoh nyata bahwa percepatan pembangunan dapat berjalan efektif melalui dukungan masyarakat.

Wujud Komitmen Pemerintah Pusat

Pembangunan jalan Mojorejo–Pasar Dolopo merupakan bagian dari komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan pemerataan pembangunan hingga ke pelosok desa. Proyek IJD bersumber dari APBN senilai Rp 14,7 miliar, dengan pelaksanaan teknis berada di bawah kewenangan langsung Kementerian PUPR dan dikerjakan oleh rekanan CV Naraya Natha Nusantara.

Gus Wahib berharap pembangunan tersebut menjadi momentum bagi desa untuk terus meningkatkan kemandirian dan partisipasi kolektif. “Kemandirian tidak harus menunggu. Kemajuan bisa dimulai dari langkah kecil yang dilakukan bersama-sama. Pemerintah desa Mojorejo serius membangun melalui semangat gotong royong, transparansi, dan akuntabilitas,” tegasnya.


(Nang)

SPONSOR
Lebih baru Lebih lama