SALATIGA | Cyberpolri.id – Senin (9/3/2026),Dtech Engineering di Salatiga menghadirkan konsep pendidikan yang berbeda dari kebanyakan institusi pada umumnya.
Di tempat ini, mahasiswa tidak dikenakan biaya pendidikan seperti SPP maupun uang gedung. Sebagai gantinya, mereka diwajibkan menghasilkan karya inovatif sebagai bentuk kontribusi dalam proses belajar. Konsep tersebut dikenal sebagai perubahan dari sistem pendidikan berbasis biaya (tuition based education system) menjadi sistem pendidikan berbasis inovasi (innovation based education system).
Gagasan tersebut digagas oleh Arfian Fuadi, pendiri Dtech Engineering yang memulai perusahaannya pada tahun 2009.
Berawal dari latar belakang sederhana sebagai penjaga bengkel, Arfian merasa prihatin dengan lemahnya inovasi teknologi di Indonesia. Dari pemikiran tersebut, ia kemudian merancang model pendidikan yang berfokus pada penciptaan produk teknologi. Harapannya, generasi muda mampu menghasilkan inovasi yang dapat mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap produk impor.
Program pendidikan tersebut dikenal dengan nama Sustainable Education Project. Proses seleksi mahasiswa dilakukan melalui beberapa tahapan, mulai dari penulisan esai hingga wawancara.
Setelah dinyatakan lolos, mahasiswa langsung terlibat dalam berbagai proyek industri dengan metode teaching factory, yaitu sistem pembelajaran yang memadukan proses belajar dengan praktik kerja layaknya di lingkungan industri nyata.
Dalam program ini, mahasiswa tidak hanya mempelajari teori, tetapi juga terlibat langsung dalam berbagai proses, mulai dari desain teknik, produksi, pemasaran, hingga pengembangan identitas produk.
Program tersebut telah berjalan selama beberapa angkatan dengan jumlah lebih dari 100 mahasiswa yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia.
Salah satu proyek yang berhasil dikerjakan adalah pembuatan kursi kereta api kelas eksekutif yang kini digunakan di sejumlah rangkaian kereta seperti Argo Bromo Anggrek, Taksaka, dan Dwipangga.
Selain itu, Dtech Engineering juga telah menangani ratusan proyek teknologi dari puluhan negara serta meraih penghargaan internasional dalam kompetisi desain teknologi yang diselenggarakan oleh General Electric.
(Nang)

