Ambisi Besar Rel Kalimantan: Proyek 2.772 Km Didorong Rampung Bertahap hingga 2045

 


KALTIM | Cyberpolri.id – Rabu (29/4/2026),Pemerintah Indonesia merencanakan pembangunan jaringan kereta api raksasa di Pulau Kalimantan sepanjang 2.772 kilometer. Proyek ini ditargetkan rampung secara bertahap hingga tahun 2030 dan berlanjut hingga 2045, sebagai upaya meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus menekan biaya logistik nasional.

Pembangunan jaringan rel ini menjadi bagian dari rencana besar pengembangan 14.000 kilometer jalur kereta api di luar Pulau Jawa. Fokus utama diarahkan pada konektivitas antarprovinsi, dengan prioritas awal di Kalimantan Timur, khususnya jalur Tanjung–Tana Paser–Balikpapan serta Balikpapan–Samarinda. Selain itu, pengembangan juga mulai dirancang di wilayah Kalimantan Tengah.

Berikut poin-poin utama dalam rencana pembangunan tersebut:

Total Panjang Proyek

Rencana induk mencakup pembangunan jaringan rel sepanjang 2.772 kilometer sebagai kebutuhan jangka panjang transportasi di Kalimantan.

Wilayah Prioritas

Tahap awal difokuskan pada pengembangan jalur antarkota di Kalimantan Timur, yang dinilai memiliki potensi ekonomi dan mobilitas tinggi.

Tahapan Saat Ini

Proyek masih berada pada tahap awal, meliputi studi kelayakan, penentuan trase jalur, serta perencanaan konsep, terutama di wilayah Kalimantan Tengah.

Tujuan Strategis

Pembangunan ini bertujuan untuk menekan biaya logistik, memperlancar distribusi barang dan jasa, serta mendorong pengembangan komoditas dan hilirisasi industri.

Target Waktu

Pengembangan direncanakan berlangsung bertahap hingga 2030, dengan ekspansi besar-besaran ditargetkan tercapai pada 2045.

Proyek ini menjadi bagian dari strategi nasional dalam memperkuat infrastruktur transportasi di luar Pulau Jawa, sekaligus mendorong pemerataan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di wilayah Kalimantan.

(Nang)

SPONSOR
Lebih baru Lebih lama