SEMARANG | Cyberpolri.id – Polda Jawa Tengah bersama Polrestabes Semarang meresmikan Jembatan Merah Putih Presisi yang diperuntukkan bagi warga Kelurahan Jabungan, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang, dalam satu rangkaian kegiatan dengan peresmian TK Kemala Bhayangkari 05 Kota Semarang, Rabu (8/4/2026).
Peresmian dipusatkan di lingkungan TK Kemala Bhayangkari 05, Jalan Kaligarang, Kota Semarang, dan dipimpin langsung oleh Ribut Hari Wibowo. Kegiatan tersebut menjadi simbol komitmen Polri dalam mendukung pembangunan infrastruktur dan peningkatan kualitas pelayanan publik, khususnya di sektor pendidikan dan aksesibilitas masyarakat.
Jembatan Merah Putih Presisi yang telah rampung 100 persen ini memiliki panjang sekitar 50 meter dan menghubungkan wilayah RW 01 dan RW 02 Kelurahan Jabungan. Infrastruktur tersebut kini telah dapat dimanfaatkan oleh sekitar 500 kepala keluarga sebagai jalur utama penghubung aktivitas sehari-hari.
Sebelumnya, jembatan lama di lokasi tersebut terputus akibat banjir besar, sehingga berdampak signifikan terhadap mobilitas warga. Kondisi itu sempat menghambat akses menuju layanan kesehatan di Puskesmas Pembantu Jabungan, serta aktivitas pendidikan anak-anak yang harus menempuh jalur memutar untuk menuju sekolah, termasuk TK dan SDN di wilayah setempat.
Kapolda Jawa Tengah dalam sambutannya menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga mendukung percepatan pembangunan fasilitas publik.
“Jembatan Merah Putih Presisi ini adalah wujud kepedulian Polri terhadap kebutuhan masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya, terutama dalam memudahkan akses pendidikan dan pelayanan kesehatan bagi warga,” ungkap Kapolda.
Ia menambahkan, pembangunan jembatan tersebut juga terinspirasi dari arahan Presiden Prabowo Subianto yang mendorong seluruh institusi negara, termasuk Polri, untuk aktif berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
“Sebagaimana arahan Bapak Presiden, Polri harus hadir membantu percepatan pembangunan di daerah. Jembatan ini bukan hanya penghubung fisik, tetapi juga menjadi penghubung harapan masyarakat untuk hidup yang lebih baik,” tegasnya.
Dengan difungsikannya kembali jembatan tersebut, mobilitas warga kini menjadi lebih lancar, aman, dan efisien. Akses menuju fasilitas kesehatan maupun pendidikan dapat ditempuh dengan waktu yang lebih singkat, sekaligus meningkatkan keselamatan, khususnya bagi anak-anak sekolah.
Antusiasme masyarakat terlihat sejak proses pembangunan hingga peresmian. Warga menyambut baik hadirnya kembali akses penghubung tersebut, yang dinilai sangat membantu dalam menunjang aktivitas ekonomi dan sosial sehari-hari.
Melalui peresmian ini, Polri berharap sinergi antara aparat dan masyarakat semakin kuat, sekaligus mempertegas semangat Presisi yang humanis, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan nyata masyarakat.
knsa

