MADIUN | Cyberpolri.id – Jumat (3/4/2026),Nusantara EduPark menjadi salah satu pilihan destinasi wisata keluarga yang menawarkan kolam renang sekaligus berbagai hiburan untuk semua usia. Berlokasi di kawasan WHC Nusantara, Jalan Bumi Nusantara Land, Kelurahan Munggut Mojopurno, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, tempat ini juga menghadirkan fasilitas olahraga berkuda melalui program Riding School yang kini mulai diminati masyarakat.
Olahraga berkuda atau equestrian perlahan semakin digemari. Hal ini terlihat dari munculnya sejumlah klub berkuda, salah satunya komunitas Equestrian Woman yang diikuti oleh Tasya Griselda Trisnata, mahasiswi Manajemen Universitas Negeri Surabaya (UNESA) semester II.
Tasya mengungkapkan bahwa minat masyarakat terhadap olahraga berkuda mulai mengalami perubahan. Aktivitas yang sebelumnya hanya dianggap sebagai hiburan kini berkembang menjadi olahraga yang diminati berbagai kalangan, termasuk perempuan.
Komunitas Riding School ini sendiri resmi terbentuk pada 6 Februari 2026 dan hingga kini telah memiliki sekitar 30 anggota. Klub tersebut juga didukung dengan 8 ekor kuda sebagai sarana latihan bagi para member.
Ketua pelatih Yudo menjelaskan bahwa komunitas ini berawal dari hobi yang sama di antara para anggotanya.
“Perlahan aktivitas yang awalnya hanya dilakukan untuk hiburan berubah menjadi klub berkuda. Karena saya dan rekan-rekan memiliki ide yang sama untuk membentuk komunitas berkuda,” ujarnya.
Menariknya, komunitas ini sejak awal memang ingin menghadirkan ruang belajar berkuda yang lebih terbuka bagi perempuan. Menurut Tasya, perempuan yang menunggang kuda masih jarang ditemui di masyarakat.
“Kalau laki-laki berkuda itu sudah biasa. Tetapi perempuan menunggang kuda masih jarang terlihat. Karena itu menurut saya seru jika perempuan bisa berkumpul bersama untuk belajar berkuda,” katanya.
Kecintaan Tasya terhadap kuda berawal dari ketertarikannya pada hewan tersebut serta inspirasinya dari budaya keluarga kerajaan Inggris, khususnya Ratu Elizabeth II yang dikenal gemar berkuda dengan gaya yang elegan dan kharismatik.
Menurutnya, kuda adalah hewan yang sangat sensitif dan mampu merasakan emosi penunggangnya.
“Kuda bisa merasakan bagaimana perasaan rider. Kalau kita naik dengan rasa takut, kuda juga bisa ikut gelisah. Jadi berkuda seperti refleksi diri,” jelasnya.
Ke depan, Tasya memiliki motivasi besar untuk menjadi atlet berkuda berprestasi yang mampu membanggakan orang tua serta membawa nama baik Kota Madiun dan klub tempatnya berlatih.
Ia pun memiliki cita-cita untuk menjadi atlet show jumping yang mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional.
“Harapannya ke depan saya bisa berlatih lebih serius lagi agar kemampuan semakin optimal dan bisa menjadi atlet berkuda yang berprestasi,” tutupnya.
(Nang)

