SRAGEN | Cyberpolri.id - Pagi itu suasana Desa Ngargotirto, Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen terasa berbeda. Di tengah aktivitas warga yang bergotong royong melakukan pengecoran jalan desa, hadir anggota kepolisian membawa suasana hangat dan penuh keakraban melalui program inovatif “Kopling” atau Kopi Keliling.
Bukan sekadar patroli biasa, personel Polsek Sumberlawang turun langsung membaur bersama masyarakat, menyuguhkan kopi hangat lengkap dengan gorengan, kepada warga yang sejak pagi berjibaku melakukan kerja bakti pengecoran jalan sepanjang 300 meter dengan lebar 75 sentimeter hasil swadaya masyarakat.
Kegiatan yang digelar Kamis pagi, 7 Mei 2026 itu dipimpin Wakapolsek Sumberlawang Ipda Yamin bersama Bhabinkamtibmas Desa Ngargotirto Aipda Budi Nugroho dan personel piket Polsek Sumberlawang.
Kehadiran polisi di tengah masyarakat tidak hanya membantu menjaga keamanan lingkungan, tetapi juga menghadirkan kedekatan emosional yang jarang ditemukan dalam pendekatan formal kepolisian.
Di sela-sela suara adukan semen dan canda warga, aroma kopi buatan polisi menjadi magnet tersendiri. Secangkir kopi hangat yang disajikan langsung kepada warga menjadi simbol kepedulian dan kedekatan Polri dengan masyarakat akar rumput.
Kapolsek Sumberlawang AKP Sudarmaji, memberikan apresiasi penuh terhadap terobosan kreatif tersebut.
Menurutnya, program Kopling menjadi bentuk nyata pendekatan humanis kepolisian yang hadir saat masyarakat membutuhkan kebersamaan dan semangat gotong royong.
“Program Kopling ini bukan hanya tentang menikmati kopi bersama, tetapi bagaimana polisi hadir di tengah masyarakat, mendengar langsung aspirasi warga, membangun silaturahmi, serta memperkuat rasa aman dan kebersamaan,” ujar AKP Sudarmaji.
Ia menambahkan, suasana santai sambil menyeruput kopi di pagi hari mampu mencairkan sekat antara polisi dan masyarakat.
Pendekatan sederhana namun menyentuh itu dinilai efektif membangun kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
Kegiatan tersebut juga mendapat sambutan hangat dari warga RT 19B Desa Ngargotirto yang tengah membangun jalur jalan menuju kebun jagung. Kehadiran polisi yang ikut berbaur dalam kerja bakti dinilai memberikan energi positif sekaligus motivasi bagi masyarakat untuk terus menjaga kekompakan lingkungan.
Melalui program Kopling, Polsek Sumberlawang menunjukkan bahwa menjaga keamanan tidak selalu dilakukan dengan pendekatan represif.
Secangkir kopi, sapaan hangat, dan kehadiran polisi di tengah masyarakat justru menjadi cara sederhana namun bermakna dalam mempererat hubungan emosional antara Polri dan warga.
Di tengah udara pagi desa yang sejuk, kopi hangat racikan polisi itu pun menjadi simbol baru pelayanan humanis kepolisian dekat, peduli, dan hadir untuk masyarakat.

