Sinergi Putus Rantai Penularan, Puskesmas di Jepara Gandeng Bhabinkamtibmas Tracing Kontak Erat TBC

 


JEPARA | Cyberpolri.id – Upaya penanggulangan penyakit Tuberkulosis (TBC) di Kabupaten Jepara terus digencarkan dengan melibatkan berbagai lini. Tidak hanya bertumpu pada tenaga kesehatan, Puskesmas di wilayah Hukum Polres Jepara kini bersinergi erat dengan personil Bhabinkamtibmas untuk melakukan pelacakan (tracing) kontak erat pasien TBC langsung ke rumah-rumah warga.

Langkah proaktif ini diambil guna mendeteksi dini kasus baru dan memutus mata rantai penularan TBC di tengah masyarakat yang sering kali tersembunyi karena stigma atau kurangnya edukasi.

Tata Cara Pelaksanaan Tracing di Lapangan

Kolaborasi antara petugas kesehatan (Puskesmas) dan Bhabinkamtibmas Polres Jepara dilakukan melalui tahapan yang humanis dan sistematis sebagai berikut:


1. Validasi Data Pasien Indeks:

Petugas surveilans Puskesmas mengidentifikasi pasien yang terkonfirmasi positif TBC (disebut pasien indeks) untuk dipetakan siapa saja orang terdekat yang tinggal serumah atau berinteraksi intensif.


2. Koordinasi dan Pengamanan Wilayah:

Petugas Puskesmas berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas setempat sebelum turun ke lapangan. Kehadiran Bhabinkamtibmas berfungsi untuk memberikan rasa aman, menjembatani komunikasi dengan perangkat desa/RT/RW, serta membantu mengatasi penolakan dari warga.


3. Kunjungan Rumah (Home Visit) Bersama:

Tim gabungan mendatangi kediaman pasien. Bhabinkamtibmas membuka dialog dengan pendekatan yang santun, sementara petugas kesehatan melakukan wawancara mendalam terkait gejala (batuk lama, berat badan turun, demam, keringat malam).


4. Edukasi Pencegahan & Stigma:

Petugas memberikan pemahaman bahwa TBC bisa disembuhkan dan obatnya gratis di Puskesmas. Bhabinkamtibmas ikut meluruskan mitos di masyarakat agar pasien tidak dikucilkan.


5. Pengambilan Sampel dan Rujukan:

Warga yang masuk kategori kontak erat dan bergejala (suspek) akan diberikan pot dahak untuk pemeriksaan laboratorium (TCM) di Puskesmas, atau dirujuk untuk melakukan foto rontgen dada. Bagi kontak erat yang sehat (terutama anak-anak), diberikan Terapi Pencegahan TBC (TPT).


"Kehadiran Bhabinkamtibmas sangat membantu kami di lapangan. Kadang ada masyarakat yang tertutup atau takut diperiksa karena sanksi sosial. Dengan pendekatan persuasif dari pak polisi, warga menjadi lebih terbuka dan mau diperiksa," ujar salah satu petugas surveilans Puskesmas di Jepara.


Dukungan Penuh dari Polres Jepara

Kapolres Jepara melalui Kasat Binmas menyatakan bahwa keterlibatan Bhabinkamtibmas dalam tracing TBC merupakan wujud nyata Polri Presisi yang hadir untuk mendukung program kesehatan nasional.


"Bhabinkamtibmas adalah ujung tombak Polri di desa. Kami berkomitmen membantu menyukseskan Jepara Bebas TBC. Kami instruksikan seluruh personil untuk aktif mendampingi nakes, memberikan edukasi prokes, dan mengajak masyarakat tidak takut memeriksakan diri," tegasnya.

Melalui tata cara tracing yang terstruktur dan sinergis ini, diharapkan penemuan kasus TBC di Kabupaten Jepara dapat dilakukan lebih cepat, sehingga pengobatan bisa segera diberikan sebelum terjadi penularan yang lebih luas.


(Humas Polres Jepara)

SPONSOR
Lebih baru Lebih lama