MADIUN | Cyberpolri.id – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Madiun, Jawa Timur, melakukan pemeliharaan 29 ruas jalan pada Tahun Anggaran 2026 sebagai upaya menjaga kondisi infrastruktur jalan tetap mulus, aman, dan nyaman dilalui masyarakat.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DPUPR Kota Madiun, Dwi Setyo Nugroho, mengatakan bahwa pada tahap awal, pemeliharaan diprioritaskan pada jalan protokol, kawasan Balai Kota, serta akses menuju destinasi wisata.
"Yang kami dahulukan adalah kawasan Balai Kota dan ruas-ruas jalan yang berkaitan dengan wisata religi. Selain itu, juga beberapa jalan protokol seperti di Tawangrejo, Kejuron, dan Pahlawan," ujarnya, Sabtu (4/7/2026).
Menurutnya, total anggaran yang dialokasikan untuk program tersebut mencapai Rp15,56 miliar, yang terbagi dalam empat paket pekerjaan dengan total penanganan sepanjang sekitar 12,08 kilometer.
Rinciannya, Paket I memiliki nilai kontrak Rp3,89 miliar untuk perbaikan enam ruas jalan sepanjang 3.463 meter. Paket II dianggarkan Rp3,71 miliar yang mencakup lima ruas jalan dengan total panjang 2.177 meter.
Sementara itu, Paket III memperoleh anggaran Rp4,02 miliar untuk menangani delapan ruas jalan sepanjang 2.647 meter. Adapun Paket IV dialokasikan sebesar Rp3,94 miliar guna memperbaiki 10 ruas jalan dengan total panjang 3.788 meter.
Program pemeliharaan jalan melalui pengaspalan tersebut bertujuan meningkatkan kualitas infrastruktur sekaligus memberikan kenyamanan dan keselamatan bagi para pengguna jalan.
Saat ini, pekerjaan Paket I telah dimulai dengan pengaspalan di wilayah Tawangrejo, meliputi Jalan Tawang Bakti dan Jalan Tawang Sakti. Selain itu, pemeliharaan juga dilakukan pada sejumlah ruas jalan protokol, yakni Jalan Auri, Jalan Letkol Suwarno, Jalan Hayam Wuruk, dan Jalan Ring Road Kota Madiun.
(Nang)|Cyberpolri.id –Sabtu (4/7/2026) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Madiun, Jawa Timur, melakukan pemeliharaan 29 ruas jalan pada tahun anggaran 2026, untuk menjaga kondisi jalan di daerah setempat mulus dan nyaman dilalui masyarakat.
Pelaksana Tugas Kepala DPUPR Kota Madiun Dwi Setyo Nugroho dalam keterangannya, Pemeliharaan infrastruktur jalan di 29 ruas tersebut untuk tahap awal diprioritaskan jalan protokol, kawasan Balai Kota, hingga akses menuju destinasi wisata.
"Yang kami dahulukan adalah kawasan balai kota dan ruas-ruas jalan yang berkaitan dengan wisata religi. Selain itu, juga beberapa jalan protokol seperti di Tawangrejo, Kejuron, dan Pahlawan," ujarnya.
Menurutnya, total anggaran yang dikucurkan dalam kegiatan tersebut mencapai Rp15,56 miliar dengan empat paket pekerjaan dan total penanganan sepanjang sekitar 12,08 kilometer.
Adapun, paket I memiliki nilai kontrak Rp3,89 miliar untuk perbaikan enam ruas jalan sepanjang 3.463 meter. Paket II dianggarkan Rp3,71 miliar yang mencakup lima ruas jalan dengan total panjang 2.177 meter.
Paket III itu anggarannya Rp4,02 miliar untuk menangani delapan ruas jalan sepanjang 2.647 meter. Serta paket IV dialokasikan Rp3,94 miliar guna memperbaiki 10 ruas jalan dengan total panjang 3.788 meter.
Program pemeliharaan jalan berupa pengaspalan pada 29 ruas jalan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas infrastruktur dan kenyamanan pengguna jalan.
Adapun, saat ini pengerjaan paket I mulai dilakukan pengaspalan di wilayah Tawangrejo, yakni Jalan Tawang Bakti dan Jalan Tawang Sakti. Selain itu, pemeliharaan jalan paket I juga dilakukan di sejumlah jalan protokol Jalan Auri, Letkol Suwarno, Hayam Wuruk, dan Jalan Ringroad Kota Madiun.
(Nang)

