BOJONEGORO | Cyberpolri.id – Semangat kolaborasi antara dunia akademis dan pemberdayaan
masyarakat tampak kental dalam rangkaian kegiatan yang diinisiasi oleh mahasiswa Kuliah
Kerja Nyata (KKN) kelompok 21 dari Universitas Bojonegoro (Unigoro). Bertempat di balai
desa setempat, mahasiswa sukses menggelar kegiatan senam bersama yang dilanjutkan
dengan pelatihan kreasi hantaran bagi ibu-ibu PKK Desa Kalirejo, Bojonegoro [cite: 1].
Kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas kesehatan sekaligus keterampilan
ekonomi warga ini disambut hangat oleh pemerintah desa. Kepala Desa Kalirejo, Ibu Sri
Untari, memberikan apresiasi penuh atas inisiatif yang dibawa oleh para mahasiswa dalam
mendukung pemberdayaan perempuan di desanya
Wakil Ketua Kelompok KKN 21, Widodo, dalam sambutannya menekankan bahwa
kehadiran mereka di Desa Kalirejo adalah wujud nyata upaya sinergi dan belajar bersama.
Menurutnya, kesehatan fisik dan pengembangan keterampilan adalah dua elemen penting
dalam membangun keluarga yang tangguh
"Senam pagi ini adalah ikhtiar kita bersama untuk menjaga amanah tubuh yang Allah
berikan agar selalu sehat dan berstamina. Kami berharap, keterampilan hantaran yang
dipelajari hari ini tidak hanya menjadi pengisi waktu luang, tetapi juga memiliki nilai
ekonomis yang mampu membantu meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan ekonomi
keluarga," ujar Widodo saat memberikan sambutan
Senada dengan hal tersebut, Ketua Kelompok KKN 21 Kelompok PKK, Suparmi Parwati,
menyambut baik kolaborasi ini. Ia menilai bahwa kegiatan yang dilakukan mahasiswa KKN
21 sangat relevan dengan kebutuhan anggota PKK untuk mengembangkan kreativitas di
luar rutinitas harian.
"Kami sangat berterima kasih atas kehadiran adik-adik mahasiswa. Pelatihan ini membuka
wawasan baru bagi ibu-ibu di Desa Kalirejo. Dengan keterampilan hantaran yang diajarkan,
saya yakin ibu-ibu PKK dapat lebih kreatif dan terinspirasi untuk menciptakan peluang
ekonomi dari rumah," ungkap Suparmi Parwati.
Pelatihan yang mendatangkan praktisi hantaran, Ibu Meirina Suminartyaningsih, S.Sos., ini
diikuti dengan antusias oleh para peserta. Selain mendapatkan pengetahuan praktis, para
ibu-ibu PKK terlihat semangat mengikuti rangkaian acara yang menggabungkan aspek
kebugaran fisik dan kreativitas seni.
Kehadiran mahasiswa KKN 21 ini diharapkan dapat meninggalkan dampak positif yang
berkelanjutan bagi masyarakat Desa Kalirejo, sejalan dengan semangat untuk terus belajar
dan produktif dalam menjalankan peran di tengah keluarga
Ahmad

