JOMBANG | Cyberpolri.id - Dinamika Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, mencapai puncaknya pada Sabtu (29/8/2026) ketika Sidang Pleno III memutuskan mekanisme pemilihan Ketua Umum PBNU periode 2026-2031 mendatang akan ditentukan melalui pemungutan suara (voting) malam ini.
Keputusan ini diambil setelah Sidang Komisi Organisasi tidak berhasil mencapai mufakat dan menghasilkan dua pilihan yang sama-sama memiliki pendukung kuat.
Sidang Pleno III yang dipimpin Prof Mohammad Nuh sempat memanas ketika lima calon ketua umum menyatakan sikap bersama mendukung mekanisme Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA).
Kronologi: Dari Komisi hingga Pleno
Sidang Komisi Organisasi yang dipimpin Prof Asrorun Niam telah menyepakati syarat pencalonan dibuat longgar. Namun, pembahasan mekanisme pemilihan berlangsung alot hingga diskors semalam dan dilanjutkan pagi harinya. Dua opsi yang muncul:
1. Pemilihan langsung dengan sistem one man one vote, tetap memerlukan persetujuan Rais Aam terpilih.
2. Penjaringan melalui PCNU dan PWNU, yang mengusulkan nama-nama untuk ditabulasi dan diserahkan kepada AHWA sebagai pemegang otoritas memilih.
Lima Caketum Bersatu
Di tengah Sidang Pleno III, KH Zulfa Mustofa menyampaikan pernyataan sikap mengejutkan. Ia mengklaim lima calon ketua umum, dirinya, KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin), KH Abdul Ghaffar Rozin (Gus Rozin), KH Yusuf Chudlori (Gus Yusuf), dan KH Abdussalam Shohib (Gus Salam) sepakat mendukung pemilihan melalui AHWA.
"Saya memohon kepada caketum yang lain agar bisa juga bersepakat seperti kami berlima," ujar Kiai Zulfa disambut riuh muktamirin.
Respons Pimpinan Sidang
Prof Mohammad Nuh merespons dengan menegaskan bahwa opsi musyawarah mufakat tetap ditawarkan, namun forum telah menyiapkan voting sebagai jalan keluar. "Kita sudah sepakat untuk voting, tak usah khawatir, insya Allah pasti dapat," tegasnya.
Jadwal Voting Malam Ini
Sidang pleno akhirnya diskors. Voting dijadwalkan pukul 19.00 WIB malam ini dengan sistem perwakilan: masing-masing ketua PCNU, PWNU, dan PCINU akan memberikan suara.
Ririn

