SEMARANG | Cyberpolri.id — Kegelisahan keluarga berubah menjadi kelegaan setelah Sera Anjelika (19), remaja asal Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, yang sempat menghilang selama beberapa hari, berhasil ditemukan dalam keadaan sehat oleh Tim Opsnal Ditres Siber Polda Jawa Tengah.
Sera ditemukan di sebuah rumah kos di kawasan Plampitan, Semarang Tengah, pada Senin (21/9/2026). Menurut keterangan kepolisian, petugas memastikan kondisi Sera sebelum berkoordinasi dengan keluarga. Sera kemudian dibawa ke Mako Ditres Siber Polda Jateng untuk menunggu kedatangan orang tua dan keluarga.
Kronologi singkat menunjukkan Sera meninggalkan rumah di Kelurahan Sindumartani, Kecamatan Ngemplak, Sleman, pada Senin, 7 September 2026 sekitar pukul 11.00 WIB tanpa berpamitan. Keluarga yang panik selanjutnya melapor ke Polrestabes Semarang setelah upaya menghubungi Sera melalui ponsel tidak lagi berhasil.2
“Saat itu kami sangat cemas karena komunikasi terputus. Kami hanya berharap Sera dalam keadaan baik,” kata Sarjito (56), ayah Sera, yang menyambut putrinya dengan berurai air mata saat pertemuan di malam hari.
Personel Ditres Siber melakukan pencarian dengan menelusuri sejumlah lokasi di Kota Semarang berdasarkan jejak komunikasi dan informasi yang didapat keluarga. Upaya itu akhirnya membuahkan hasil ketika petugas menemukan Sera di rumah kos tersebut dalam keadaan sehat.
Sekitar pukul 21.00 WIB, Sera dipertemukan kembali dengan keluarga.
Sarjito menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Kapolda Jawa Tengah dan jajaran Ditres Siber Polda Jateng atas upaya pencarian yang cepat dan penuh empati.
“Saya tidak bisa membalas apa-apa, hanya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya,” ujarnya.
Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol. Yuliyanto menegaskan bahwa penanganan laporan dilakukan secara cepat dan humanis. “Yang utama adalah memastikan Sera ditemukan dalam keadaan sehat dan dapat kembali bersama keluarganya. Kami mengimbau masyarakat untuk segera melapor bila mengalami atau menemukan kasus serupa,” katanya.
Polda Jawa Tengah mengingatkan keluarga untuk tetap waspada dan segera melapor jika anggota keluarga tidak diketahui keberadaannya. Kerja sama antara keluarga dan aparat menjadi kunci utama dalam percepatan proses pencarian dan pemulihan.
Imam r

