KPK Geledah Tiga Rumah di Madiun, Dalami Dugaan TPPU Eks Wali Kota Maidi

KOTA MADIUN | Cyberpolri.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di tiga lokasi rumah di wilayah Jawa Timur, Kamis (1/10/2026). Penggeledahan tersebut dilakukan sebagai bagian dari pengembangan penyidikan perkara yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi (MD).

Dari tiga lokasi yang digeledah, dua di antaranya disebut berkaitan dengan Maidi dan keluarganya. Sementara satu lokasi lainnya merupakan rumah milik salah seorang camat di lingkungan Pemerintah Kota Madiun.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, penggeledahan dilakukan dalam rangka pengembangan penyidikan dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

“Hari ini penyidik melakukan penggeledahan di tiga lokasi rumah dalam pengembangan penyidikan perkara di Kota Madiun. Penyidik melakukan pengembangan untuk dugaan tindak pidana pencucian uang atau TPPU,” ujar Budi kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan.

Budi menjelaskan, tiga lokasi tersebut masing-masing merupakan rumah Maidi, rumah pihak keluarga Maidi berinisial HD, serta rumah salah seorang camat di wilayah Kota Madiun.

“Tiga lokasi rumah yang dilakukan penggeledahan yaitu rumah Saudara MD (eks Wali Kota Madiun), kemudian rumah Saudara HD yang merupakan pihak keluarga dari Saudara MD, dan juga rumah dari salah seorang camat di lingkungan Kota Madiun,” katanya.

Menurut Budi, penggeledahan tersebut merupakan bagian dari upaya KPK dalam menelusuri aset yang berkaitan dengan perkara dugaan TPPU Maidi. Penelusuran aset dilakukan untuk melengkapi bukti sekaligus mendukung upaya pemulihan aset dalam perkara tersebut.

“Kegiatan penggeledahan tersebut sebagai bagian dari upaya paksa pada tahap penyidikan perkara ini adalah untuk melengkapi bukti-bukti yang dibutuhkan oleh penyidik untuk membangun konstruksi secara utuh dari pengembangan penyidikan perkara ini, termasuk untuk menelusuri konversi aset-aset itu apa saja yang diduga dilakukan oleh terduga pelaku,” ungkap Budi.

Namun, KPK belum membeberkan barang bukti maupun temuan yang diperoleh dari penggeledahan tersebut. Budi menyebut proses penggeledahan masih berlangsung di lapangan.

“Saat ini teman-teman masih di lapangan, penggeledahan masih berprogres. Nanti kami akan sampaikan hasil dari kegiatan penggeledahan hari ini,” pungkasnya.

(Nang)

SPONSOR
Lebih baru Lebih lama