Kanit Polwan di Polsek Kedawung Patut Diapresiasi, Inovasi “SIKANCIL ALASKA” Jadi Benteng Anak dari Narkoba dan Kenakalan Remaja


SRAGEN | Cyberpolri.id - Kehadiran polisi di tengah masyarakat tidak lagi sekadar menjaga keamanan dan penegakan hukum. Di wilayah hukum Polsek Kedawung Polres Sragen, pendekatan humanis justru tampil lebih menyentuh melalui inovasi kreatif bertajuk SIKANCIL ALASKA yang digagas jajaran Binmas Polsek Kedawung.

Program yang merupakan akronim dari poliSI KANCani tILawah AL qur’An Situasi Kondusif & Aman ini dinilai menjadi langkah preventif yang cerdas dalam membangun karakter generasi muda sejak dini.

Kegiatan tersebut kembali digelar pada Kamis (7/5/2026) sore di Dukuh Gentong RT 01 Desa Kedawung, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Sragen. Dipimpin langsung Ps Kanit Binmas Polsek Kedawung, Aiptu Lisa Megawati, bersama Bhabinkamtibmas Desa Kedawung Bripka Yuli Sarbiyanto, program ini menyasar anak-anak TPA dan remaja yang tengah belajar mengaji dan tilawah Al-Qur’an.

Sosok Aiptu Lisa Megawati sendiri dikenal sebagai Polwan yang aktif turun langsung ke tengah masyarakat. Dengan pendekatan yang lembut namun tegas, ia tidak hanya hadir sebagai anggota Polri, tetapi juga menjadi figur pembina dan penggerak edukasi moral bagi anak-anak dan remaja di wilayah binaannya.

Kehadirannya di tengah anak-anak TPA terlihat begitu dekat dan humanis. Dengan duduk bersama para santri kecil, mendampingi mereka mengaji hingga memberikan motivasi tentang cita-cita dan masa depan, Aiptu Lisa mampu menghadirkan suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan.

Tak sekadar mendampingi, personel Polsek Kedawung juga memberikan edukasi kamtibmas hingga penyuluhan tentang bahaya narkoba, kenakalan remaja serta pentingnya disiplin berlalu lintas kepada 25 anak TPA yang mengikuti kegiatan tersebut.

Dalam kegiatan itu, Polsek Kedawung turut menyerahkan bantuan berupa tiga buah Al-Qur’an dan sepuluh buku Iqra untuk inventaris mushola dan sarana belajar TPA setempat.

Kapolsek Kedawung AKP Suyana, mengatakan bahwa program tersebut merupakan bentuk nyata implementasi Polri Untuk Masyarakat yang menitikberatkan pada upaya pencegahan sejak dini melalui pendekatan keagamaan dan emosional kepada anak-anak.

Menurutnya, peran aktif Aiptu Lisa Megawati sebagai Kanit Binmas patut mendapat apresiasi karena mampu menghadirkan inovasi pembinaan masyarakat yang menyentuh langsung generasi muda.

“Program SIKANCIL ALASKA ini menjadi inovasi yang sangat positif dan patut diapresiasi. Kehadiran anggota Polri, khususnya Polwan, di tengah anak-anak TPA bukan hanya memberikan rasa aman, namun juga menanamkan nilai moral, akhlak dan kedisiplinan sejak dini,” ujar AKP Suyana.

Ia menambahkan bahwa figur Polwan memiliki pendekatan tersendiri dalam membangun komunikasi dengan anak-anak dan masyarakat.

“Aiptu Lisa Megawati mampu menunjukkan bahwa Polwan bukan hanya pelaksana tugas kepolisian, tetapi juga dapat menjadi penggerak pendidikan karakter dan sahabat bagi anak-anak. Ini adalah wajah Polri yang humanis dan benar-benar hadir untuk masyarakat,” imbuhnya.

Lebih jauh, AKP Suyana menjelaskan filosofi “SIKANCIL” diambil dari karakter hewan kancil yang dikenal cerdas, adaptif dan mampu membaca situasi. Filosofi tersebut diterjemahkan dalam strategi Polsek Kedawung untuk masuk ke ruang-ruang pendidikan keagamaan sebagai sarana membangun kesadaran kamtibmas secara persuasif.

Langkah kreatif yang digagas Kanit Binmas Polsek Kedawung itu pun mendapat apresiasi dari masyarakat. Kehadiran polisi di lingkungan TPA dinilai mampu menghapus stigma bahwa polisi hanya hadir saat ada masalah hukum, melainkan juga menjadi penggerak pendidikan moral dan sosial di tengah masyarakat.

Program tersebut sekaligus memperlihatkan wajah Polri yang humanis, edukatif dan dekat dengan generasi muda. Di tengah berbagai tantangan sosial saat ini, inovasi sederhana namun menyentuh seperti SIKANCIL ALASKA menjadi bukti bahwa menjaga keamanan dapat dimulai dari membangun karakter anak bangsa.

SPONSOR
Lebih baru Lebih lama