SEMARANG | Cyberpolri.id — Suasana hangat menghiasi kedatangan peserta aksi di titik nol kilometer Kota Semarang, tepatnya di depan Kantor Pos Johar, Rabu (26/8) pukul 15.00 WIB. Personel Polsek Semarang Utara menerima para mahasiswa yang akan menyampaikan pendapat dan memberikan pelayanan sejak kedatangan peserta.
Dipimpin Kapolsek Semarang Utara Kompol Heri Sumiarso, petugas mengarahkan peserta untuk memarkirkan kendaraan di lokasi yang telah disediakan.
Langkah ini bertujuan agar kendaraan peserta tidak mengganggu arus lalu lintas maupun aktivitas masyarakat di sekitar titik kumpul.
Selain membantu pengaturan kendaraan, petugas menyampaikan imbauan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar penyampaian pendapat berlangsung secara tertib, damai, dan tetap menghormati hak masyarakat lain. Sambil menunggu peserta lain, komunikasi antara petugas kepolisian dan peserta berlangsung secara santai. Sejumlah peserta terlihat berinteraksi dan bercakap-cakap dengan petugas.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jawa Tengah Kombes Pol Yuliyanto menyatakan pelayanan kepolisian diberikan sejak peserta tiba di titik kumpul hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai. “Pelayanan kepolisian tidak hanya dilakukan saat peserta menyampaikan aspirasi di lokasi aksi. Sejak tiba di titik kumpul, kami berupaya memberikan pelayanan, membantu mengatur kendaraan, memberikan imbauan, dan membangun komunikasi yang baik dengan peserta,” ujarnya.
Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri Irjen Pol Johnny Edison Isir menegaskan bahwa Polri siap memberikan pelayanan kepada masyarakat yang menyampaikan aspirasi agar rangkaian kegiatan berlangsung aman, damai, tertib, dan kondusif. Ia mengingatkan bahwa penyampaian pendapat merupakan bagian penting dari kehidupan demokrasi dan harus dilakukan secara bermartabat dengan tetap memperhatikan hak orang lain.
“Polri mengajak seluruh peserta aksi bersama-sama menjaga suasana tetap damai dan tertib. Sampaikan aspirasi dengan cara yang baik serta hormati hak dan kebebasan orang lain,” kata Irjen Pol Johnny Edison Isir.
Polri juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi dan ajakan yang dapat memicu tindakan merugikan kepentingan bersama.
Kebebasan berpendapat harus berjalan seiring dengan tanggung jawab, sehingga ruang demokrasi tetap sehat dan aspirasi dapat disampaikan dengan tertib, damai, dan bertanggung jawab.
Dengan kerja sama dan kesadaran bersama, Polri berharap penyampaian pendapat di muka umum dapat berlangsung tanpa mengganggu hak masyarakat lain untuk beraktivitas.
Imam R

