Dua Pelajar Terluka Usai Tabrakan Dua Motor di Depan Sekolah Pengadegan

PURBALINGGA | Cyberpolri.id — Dua siswi mengalami luka-luka setelah dua sepeda motor bertabrakan tepat di depan sebuah sekolah di Kecamatan Pengadegan, Kabupaten Purbalingga, Minggu (4/10/2026). Insiden yang mengguncang suasana pulang sekolah itu membuat panik warga dan memaksa petugas kepolisian segera mengevakuasi korban ke rumah sakit.

Kapolsek Pengadegan AKP Khaliman menjelaskan, kecelakaan terjadi ketika sepeda motor Honda Beat bernomor polisi B-6408-WYL yang dikendarai seorang anak di bawah umur, YA (14), dengan pembonceng MR (14), keluar dari area sekolah dan berbelok ke arah timur. Pada saat bersamaan, dari arah timur melaju sepeda motor Honda Vario nomor Z-2753-SE yang dikendarai RF (28), seorang pengantar kerupuk asal Tasikmalaya. Tabrakan keras pun tak terhindarkan.

Akibat benturan tersebut, YA dan MR mengalami luka-luka berupa lecet dan trauma, sementara RF dilaporkan tidak terluka. Kedua sepeda motor ringsek dan menjadi saksi bisu peristiwa yang sempat membuat suasana sekitar gempar. Warga dan petugas sekolah segera berupaya membantu sebelum petugas Polsek Pengadegan tiba di lokasi.

“Petugas yang tiba di lokasi segera mengevakuasi korban menggunakan mobil patroli ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis,” kata AKP Khaliman. Korban dibawa untuk mendapat penanganan dan observasi lebih lanjut.

Kasus ini kini ditangani Unit Gakkum Satlantas Polres Purbalingga. Kendaraan yang terlibat telah diamankan sebagai barang bukti untuk proses penyelidikan. 

Polisi meminta saksi-saksi yang melihat kejadian agar memberikan keterangan untuk memperjelas kronologi tabrakan.

AKP Khaliman mengimbau masyarakat terutama orang tua agar mengawasi anak-anaknya. “Kami mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati saat berkendara. Anak di bawah umur dilarang mengendarai sepeda motor sendiri karena selain melanggar aturan, juga berisiko membahayakan nyawa,” ujarnya.

Peristiwa ini kembali mengingatkan bahaya lalu lintas di sekitar lingkungan sekolah, di mana kepadatan aktivitas siswa saat pulang dapat memperbesar risiko kecelakaan bila tidak diiringi pengawasan dan kepatuhan terhadap aturan berlalu lintas.

Imam R

SPONSOR
Lebih baru Lebih lama