PURBALINGGA | Cyberpolri.id — Unit Kamsel Satlantas Polres Purbalingga menindaklanjuti Operasi Patuh Candi 2026 dengan menemukan dan membina 39 siswa sekolah menengah pertama (SMP) yang membawa sepeda motor ke sekolah, Jumat (30/10/2026). Temuan itu terungkap saat petugas melakukan pemeriksaan di lokasi yang diduga menjadi tempat parkir kendaraan siswa, yakni pemukiman warga dekat sekolah di Kecamatan Padamara.
Hasil pemeriksaan menunjukkan 39 sepeda motor milik pelajar diparkir di area pemukiman tersebut. Menindaklanjuti temuan itu, petugas melakukan pendataan dan memberikan pembinaan langsung kepada para siswa. Mereka diingatkan tentang bahaya berkendara tanpa keterampilan dan tanpa dokumen legalitas sesuai aturan lalu lintas.
Kaurbinops Satlantas Polres Purbalingga, Iptu Akhmad Faizin, menegaskan keselamatan berlalu lintas menjadi fokus Operasi Patuh Candi 2026. Menurutnya, tindakan preventif diperlukan untuk mencegah risiko kecelakaan yang dapat menimpa pelajar yang mengemudi tanpa kesiapan dan izin.
“Kami tidak ingin ada pelajar menjadi korban kecelakaan hanya karena nekat membawa motor tanpa bekal keterampilan dan izin resmi. Oleh karena itu, pemeriksaan dan pembinaan tertib lalu lintas ini kami lakukan,” kata Iptu Akhmad Faizin.
Sebagai kelanjutan, Satlantas akan mengundang orang tua siswa untuk mengikuti pembinaan bersama. Faizin menekankan pentingnya peran orang tua dalam pengawasan agar anak tidak mengendarai sepeda motor sebelum waktunya.
“Kami berharap orang tua tidak membiarkan anak-anaknya mengendarai motor sebelum waktunya. Keselamatan anak adalah tanggung jawab bersama,” ujarnya.
Satlantas menegaskan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Operasi Patuh Candi 2026 untuk menekan pelanggaran lalu lintas di kalangan pelajar dan menumbuhkan kesadaran patuh terhadap aturan sejak usia dini.
Imam r

