Polres Jepara Salurkan 6.000 Liter Air untuk Warga Mayong Kidul yang Terdampak Kekeringan

 

JEPARA | Cyberpolri.id — Kepolisian Resor (Polres) Jepara menyalurkan 6.000 liter air bersih kepada warga Desa Mayong Kidul, Kecamatan Mayong, Kabupaten Jepara, pada Senin (12/10/2026). Bantuan ini diberikan menyusul gangguan pasokan air bersih akibat kekeringan di wilayah tersebut.

Penyaluran dilaksanakan oleh Satuan Samapta (Satsamapta) dan dipimpin Kanit Dalmas I Aiptu Sutejo bersama personel Briptu Aditya Yulian Kristanto dan Briptu Ponco Restu S., S.Psi., serta didampingi Bhabinkamtibmas Desa Mayong Kidul. 

Petugas menggunakan kendaraan khusus Armoured Water Cannon (AWC) untuk mendistribusikan air kepada warga.

Kasi Humas Polres Jepara AKP Dwi Prayitna mengatakan kegiatan ini merupakan wujud komitmen Polri untuk hadir di tengah masyarakat sesuai slogan "Polisi Bersama Masyarakat". Menurutnya, bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan kebutuhan air harian warga yang terdampak.

"Kegiatan penyaluran air bersih ini adalah bentuk nyata komitmen kami sesuai arahan Bapak Kapolri dengan slogan Polisi Bersama Masyarakat. Kami berharap bantuan 6.000 liter air bersih ini dapat meredakan beban warga Desa Mayong Kidul yang terdampak kekeringan," ujar AKP Dwi mewakili Kapolres Jepara.

Petinggi (Kepala Desa) Mayong Kidul menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan. Ia mengatakan pasokan air tambahan tersebut membantu meringankan kebutuhan sehari-hari, namun berharap ada upaya jangka panjang untuk mengatasi kekeringan.

"Kami atas nama pemerintah desa dan seluruh warga Mayong Kidul mengucapkan terima kasih kepada Bapak 

Kapolres Jepara beserta jajarannya. 

Bantuan air bersih ini sangat berarti bagi warga kami yang sedang kesulitan air harian. Namun kondisi masih memerlukan solusi permanen," kata Petinggi.

Kegiatan penyaluran dimulai sekitar pukul 09.00 WIB dan berlangsung tertib. Warga membawa berbagai wadah penampungan untuk mengambil air bantuan.

Polres Jepara menyatakan akan memantau wilayah lain yang berpotensi mengalami krisis air dan siap menyalurkan bantuan lanjutan jika diperlukan. 

Sementara itu, pemerintah desa dan masyarakat didorong berkoordinasi dengan dinas terkait untuk upaya penanganan jangka panjang, seperti pengeboran sumur, pengaturan distribusi, dan program konservasi air

Imam r.

SPONSOR
Lebih baru Lebih lama