Suyudi Ario Seto Resmi Dilantik sebagai Kapolri, Bawa Komitmen Polisi Dekat dengan Masyarakat

JAKARTA | Cyberpolri.id – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto resmi melantik Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026).

Pelantikan tersebut berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Republik Indonesia Nomor 96/POLRI Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kapolri. Suyudi menggantikan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang sebelumnya memimpin Korps Bhayangkara.

Dalam uji kelayakan dan kepatutan di Komisi III DPR RI, Suyudi menegaskan bahwa jabatan Kapolri bukan sekadar puncak karier, melainkan amanah dan tanggung jawab besar.

“Bagi saya, jabatan Kapolri bukan puncak karier, tetapi jabatan Kapolri adalah puncak tanggung jawab.”

Dalam kesempatan tersebut, Suyudi memaparkan enam program prioritas transformasi Polri untuk periode 2026–2029. Program itu meliputi penguatan kelembagaan, pembinaan sumber daya manusia dan pola rekrutmen, penguatan pelayanan publik, penegakan hukum, pengawasan, serta akuntabilitas anggaran.

Salah satu komitmen yang disampaikan Suyudi adalah menghadirkan pelayanan kepolisian yang lebih dekat dengan masyarakat. Ia menekankan bahwa ketika masyarakat datang kepada polisi untuk mendapatkan pertolongan, mereka harus menemukan solusi dan pelayanan, bukan kerumitan.

Suyudi juga mengusung visi “Polri Bersama Masyarakat” sebagai arah kepemimpinannya. Dalam konsep tersebut, Polsek diarahkan menjadi lebih tangguh dan dekat dengan masyarakat, sementara struktur organisasi Polri akan ditata agar lebih efektif dan tidak dipenuhi lapisan persetujuan yang tidak memberikan nilai tambah.

Sebelum dipercaya menjadi Kapolri, Suyudi menjabat sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN). Ia merupakan perwira tinggi Polri yang memiliki pengalaman panjang di bidang reserse dan sejumlah jabatan strategis di lingkungan kepolisian.

Pergantian pucuk pimpinan Polri tersebut berlangsung bersamaan dengan penempatan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo sebagai Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP). Dalam rangkaian pelantikan pejabat negara di Istana Negara, Presiden Prabowo juga memberikan tanda kehormatan kepada Listyo Sigit Prabowo dan Dedi Prasetyo.

Dengan dilantiknya Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri, tongkat komando Korps Bhayangkara resmi beralih. Kepemimpinan baru tersebut membawa agenda transformasi Polri dengan penekanan pada penguatan kelembagaan, pelayanan publik, penegakan hukum, pengawasan, serta kedekatan polisi dengan masyarakat.

(Nang)

SPONSOR
Lebih baru Lebih lama